Suarakeadilan’s Weblog

November 22, 2007

Puisi Jiwa

Filed under: art, Tidak terkategori — suarakeadilan @ 3:21 am

Sebuah perenungan yang tertunda

Aduhai gemerlap dunia

Tapi gemerlapnya terlalu menyilaukan

Akankah ada sesuatu yang dapat menghalangi itu semua

Sampai sekarangpun belum pernah terpikirkan

Apakah sesuatu yang gemerlap itu dapat di halangi

Bukannya di halangi

Tetapi dikerubungi

Layaknya laron yang berterbangan mencari sumber penghidupan  Laron?? Siapakah dia kawanMakhluk biasa atau malaikatSeorang pahlawan atau pengecutTak ada yang bisa menilai kawanKecuali zat yang mencpitakannya  Hidup dalam waktu yang singkat Tidak membuatnya merasa putus asa Untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnyaDapat dicari dengan sebuah perjuangan yang melelahkanPenuh rintangan yang tidak sanggup dilewati semua makhluk Tidak satupun keluar dari mulutnya setitik keluhanMereka tetap menjalaninya dengan ikhlasTanpa rasa malu atau minderSungguh sebuah pelajaran yang berharga diambil dari seekor binatang kecilYang sedang mencari kebahagiaan yang hakiki Semuanya,tuhan yang mengaturTak ada lagi hambatan yang menghalanginyaSemua itu didasari dengan kebahagiaan yang nyataSebuah makna yang mendalam terkandung..Semoga tuhan merestui perjuangan mereka Ikhlas….Kunci dari semua itu….Apa yang diberikan tuhan, terimalah….Masih banyak makhluk yang tidak diberikan hal itu….Semoga tuhan memberikan sesuatu yang penting bagi kehidupan ini..Yaitu sebuah……Keikhlasan dalam menerimaDan kekuatan untuk tidak mengeluh terhadap apa yang telah digariskan Menangislah….. Apakah ini bulan kemarau…Perasaan, baru kemarin musim kemarau berlalu…Tapi kenapa muncul lagi..Apa sebabnya… Apakah ini bagian dari anomali airKeanehan sifat dari airSepertinya bukan Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendahIni dulu ketika SDLho?? Apakah ada teori baru kawan….Tidak, sebuah kalimat pengingkaranLalu..apa yang berbeda….Ternyata air bergerak dari tempat yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggiKenapa bisa seperti ituMungkin segelintir orang yang beruntung yang dapat mengetahuinyaOrang yang menyadari kerendahan harkatnya di hadapan sesuatu yang lebih besarMungkin hal ini akan menjadi jawaban bagimu Hati terletak di tubuh bagian tengahKantung air mata ada di atas kitaDarimana datangnya air mata itu kawan… Mereka menjawab risauan hati Seuah risauan yang tidak dapat menandingiSebuah perasaan yng tidak dapat dibohongiSemoga tuhan memberi hati iniBersihkanlah hati dengan zikir ini Bersihkanlah….Seperti bunda mengusap wajahku…Seperti ayahanda membersihakan debu di pundakku.Bahkan layaknya tsunami yang menyapu bumi-Mu..

Pesan hari ini

Filed under: Tidak terkategori — suarakeadilan @ 3:20 am

MUSLIM MEMANDANG REALITAS(Islah,no.50/tahun III,1995) 

            Bagaimana seorang muslim dalam memandang kondisi dunia modern saat ini???apakah ia memiliki pandangan khusus ataukah menelan mentah-mentah masalah global yang disajikan oleh orang-orang yang sebenarnya bersebrangan dengan prinsip-prinsip islam??bagaimana seorang muslim dalam menyikapi kehidupan modern ini???apakah ia menempatkan posis aktif sebagai peserta lapangan atau hanya bersikap sebagai pengamat yang berdiri diluar arena???Jika sebagai peserta darimana ia bertolak??dan jika sebagai pengamat dengan sudut pandang apa yang ia gunakan dalam menyikapi masalah??.

            Pertanyaan itu akan muncul setiap waktu,bahkan semakin hari pertanyaan itu bertambah kompleks dan kita harus bisa menjawabnya dengan tegas. Semakin hari dunia semakin terasa kecil, sekarang semua orang mudah mengakses informasi walaupun informasi itu datangnya berjuta-juta kilometer dari tempat kita berada. Semua itu karena kemajuan teknologi. Tapi walaupun sudah terasa dekat, pandangan dan sikap kita dalam menghadapi persoalan tidak pernah sama. Ini adalah realita. Ternyata realita ini sudah disinggung dalam alqur’an : ”Jikalau rabbmu menghendaki, tentu dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Rabbmu…”(Qs.HUD: 118-119).            Sementara menghadapi perbedaan-perbedaan ini seharusnya memiliki persepsi khusus terhadap berbagai peristiwa dunia. Kaum muslimin adalah umat yag berbeda dibanding dengan umat manusia yang lain. Begitulah Allah yang maha besar menciptakan kedudukan mereka. Begitupula rasulullah melukiskan, bagaimana kaum muslimin semestinya bertindak. Tapi yang perlu kita pahami bahwa perbedaan dengan umat yang lain bukan asal beda. Perbedaan yang merupakan keunggulan bagi umat uslim tak akan berarti bila tidak kedudukan kita berada sama bahkan dibawah umat yang lain. Perbedaan itu sangatlah terlihat. Umat uslim dituntut berbeda dengan bangsa lain karena memiliki masya’ (titik Tolak), Mustawa dan Hadaf (tujuan) yang khas            Ayat-ayat dari segi masya:”Katakanlah, Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh rabbku kepada jalan yang lurus yaitu agama yang benar; agama ibrahim yang lurus dan ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”(Qs. Al An’am: 161)            ”Katakanlah, hanya Allah saja yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya (menjalakan) Dienku, maka sembahlah olehmu (orag-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia” (Qs. Al Zumar: 14-15)            Dari segi mustawa atau tingkat kedudukan umat uslim:”Kamu Adalah ummat yang terbaik yan dilahirkan untuk anusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan beriman kepada Allah” (Qs. Al ’Imran: 110).            Dari segi hadaf ata tujuan umum: ”dan demikia (pula) kami telah menjadikan kamu (ummat Islam) umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (erbuatan) anusia dan agar rasul (muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu” (Qs. Al baqarah: 145).            Sudah ditegaskan berkali-kali bahwa umat islam adalah umat yang terbaik. Sehingga kita harus mempunyai pandangan dan persepsi khusus yang berdasarkan alqur’an dan al hadits sebagai pedoman dalam menghadapi. Kenapa kita harus memiliki perbedaan pandangan. Karena jelas sekali terlihat dari pedoman yang umat muslim pakai. ,Alqur’an yang isinya sebagai pedoman yang tidak dimiliki manusia lainnya.            Karena itu jikalau ada kaum muslimin, dalam memandang dan menyikapi peristiwa dari fenomena yang mengemuka, bertolak dari sudut pandang kebangsaan (nasionalisme) misalnya, seperti diasumsi sementara kalangan nasionalis yang menganggap nasionalisme sebagai titik tolak yang istiewa yang akan dapat membentuk sikap dan pandangan yang  berbeda dengan komunitas lainnya. Maa mereka akan mulai berjalan menyusuri jalan yang sesat selanjutnya mereka akan melalui lorong-lorong gelap untuk kemudian terperangkap ke dalam ebah kehinaan, tempat mereka dijerumuskan oleh orang-orang yang telah meyakinkan bahwa nasionalisme kebangsaa sebagai solusi terbaik.            Begitupula jikalau umat islam memaai ideologi buatan manusia sebagai solusi. Liberalisme, kapitalisme, komunisme, dan sosialisme. Akhirnya umat islam akan menganggap islam yang berasal dari tuhan, bukan merupakan solusi. Sehingga mereka berusaha menggantikan rasulullah sebagai pembawa risalah dengan karl marx, charles darwin, frederich engel dan orang yag menjadikan materi sebagai tuhannya. Maka dalam hati para pencipta ideologi itu berkata seperti apa yang telah dikatakan fir’aun sebelumya.            ”Fir’aun berkata, ’aku tidak mengemukakan kepadamu, melainkan apa yang aku anggap baik, dan aku tunjukkan kepadamu melainkan yang benar (Qs. Ghafir: 25).            Sekarang kita kembalikan kepada masing-masig dari kita… sebenarnya sudahkah kita bangga dengan identitas kita dengan segala konsekuensinya???. Sehingga bisa kita simpulkan bahwa sekurang-kurangnya ada 3 hal fenomena yang ada di hadaan mata kita dan harus segera disikapi:1)      kokohya kedudukan Barat dengan segala dominasinya akan terus merongrong dunia islam baik langsung maupun tidak langsung.2)      Dominasi global yahudi yang terselubung dan kasat mata untuk mencapai maksud dan tujuan mereka yaitu menguasai dunia dan menentang kedigdayaan Allah SWT. Apakah kita terus berdiam diri dipermainkan oleh mereka??3)      Kekalahan umat muslim hampir diseluruh sektor yang sangat mengancam kredibilitas umat. Dan selama umat islam dalam posisi kalah, maka bangsa lain akan memandang rendah umat isam sekaligus ajaran-ajaran yang dipegang umat islam.  SESUNGGUHNYA PERUBAHAN DAN KEJAYAAN ITU LEBIH DEKAT KEPADA JIWA-JIWA MUDA YANG MEMILIKI IDEALISME DAN KEBANGGAAN TERHADAP APA YANG DIJADIKANNYA SEBAGAI  IDENTITAS SEKALIGUS PEDOMAN.

nasehat politik

Filed under: Tidak terkategori — suarakeadilan @ 3:18 am

Hidayat Nur Wahid  (Ketua MPR RI)                                                                                                                   25 April 2007

Asrama Haji Surabaya

             “ketika sebuah keadilan mulai sirna dari bumi yang kita pijak ini,maka sudah kewajiban kita sebagai pemuda dengan segala bentuk idealisme-nya. Pemuda adalah harapan bagi bangsanya, apabila pemuda sudah tidak lagi mempunyai taring, sudah tidak lagi mengkritik,sudah berhenti berkarya, sudah mementingkan dirinya sendiri, sudah mengetahui nikmatnya uang maka tunggulah saat kehancuran bangsa itu. Mulai dari sekarang bangun jiwa militansimu tapi yang pasti bukan militansi yang bentuknya selalu tanpa arah. Kita sudah dibekali pendidikan seharusnya kita bersikap seperti layaknya orang-orang yang terdidik. Semua itu tak ada yang instant perlu sebuah perjuangan yang sangat panjang dan terencana secara rinci. Sebagai contoh kalau kita ingin menegakkan hokum butuh orang-orang yang berdedikasi tinggi dan idealisme yang kuat. Kita harus bertanya berapa orang yang dikriterakan tadi sudah menduduki kendali dalam pemerintahan. Bagaiamana mau membrantas korupsi kalau hakimnya masih doyan yang namanya uang???. Jadi mulai sekarang kita planning siapa-siapa saja yang akan menduduki pemegang kendali tersebut,walau kita baru dapat merasakan hasilnya puluhan tahun yang akan datang dan kita juga harus bersaing dengan orang-orang yang bersebrangan dengan kita, karena dalam politik, sekali berbeda pandangan dengan yang lain maka yang tadinya kawan bisa berubah jadi lawan. Itulah politik yang sebenarnya seperti lubang yang hitam tapi itulah satu-satunya jalan utk menguasai semuanya.            Ketika saya didatangi oleh perwakilan BEM Se-Jakarta saat perayaan 8 tahun bangkitnya reformasi, mereka menuntut saya agar segera melaksanakan amanat angkatan 98 sebagai penggerak reformasi. Lalu saya tanyakan balik kepada mereka “apakah anda sebagai aktivis sudah melaksanakan kewajiban utamanya sebagai seorang penerus bangsa?” ternyata kebanyakan dari mereka masih berkutat dalam kuliahnya. Seharusnya kalau sudah 8 tahun minimal sudah lulus S2. lalu saya katakan pada mereka “Sekarang rakyat belum butuh suara-suara tajam mahasiswa tapi rakyat sekarang butuh keahlian otak dan tangan anda sekalian dibutuhkan untuk membantu membangun bangsa”, ayo kita bangun bersama indonesia, jangan hanya mengkirtik tanpa sebuah action. Kita harus ahli dalam bidang kita masing-masing. Sebaga contoh kita sudah dikadali berkali-kali oleh perusahaan-perusahaan asing. Jangan sampai kasus Freeport terulang lagi di Indonesia. Alangkah bodohnya kita ketika menandatangani perjanjian yang sangat merugikan bangsa Indonesia khususnya bangsa papua. Di dekat sana ada desa termiskin. (Ibarat ayam mati dilumbung padi).            Sekarang apa yang harus anda lakukan sebagai seorang mahasiswa?? Anda harus bisa menyelaraskan kehidupan sebgai seorang akademisi, aktivis, dan dakwah. Segala posisi yang anda dapatkan gunakanlah secara maksimal, semua butuh keseriusan di tempat yang anda duduki sekarang, nanti masalah takdir yang di tetapkan oleh allah. Yang harus menjdi pegangan adalah “tidak ada sebuah korelasi antara keaktifan kita dalam berorganisasi dan berdakwah dengan akdems kita. Perlu ada instrpeksi bila kita gagal menyelaraskan itu semua jangan saling menyalahkan yang akhirnya berujung pada konfrontasi. Nanti ada kejadian yang akan membalikkan hidup anda sebagai contoh saya bercita-cita sebgai seorang dokter karena pekerjaan itu selain menjanjikan juga banyak kebaikannya. Dan saya tidak habis pikir ketika lulus SMA saya harus ke madinah unutk melanjutkan studi. Padahal saya tidak pernah membayangkan untuk pergi kesana maklum saja saya orang ndeso tidak berpikiran jauh kesana. Tapi allah berkehendak beda saya harus terus melanjutkan studi sampai S3. tak tanggung-tanggung berapa banyak orang yang saya abaikan dalam berdakwah. Bahkan ketika saya menolak untuk mengambil beasiswa S3 saya karena alasan ingin segera berdakwah. Mentri agama meminta saya untuk tetap melanjutkn studi saya bahkan dia menyindir saya “sudah cukupkah ilmu anda untuk berdakwah di negeri yang sudah carut marut ini. Di saat kuliah saya juga aktif dalam keorgansasian. Saya pernah menjadi ketua persatuan mahasiswa di Arab Saudi. Tentu saja jabatan itu tidak saya dapatkan secara sekejap, saya harus merintis dari bawah dulu. Intinya dari semua hal itu kita harus mampu membagi waktu kita secara efektif dan lakukan yang terbaik ketika anda berada dalam fase itu.”BRS     “jangan tanyakan apakah yang telah diberikan Negara kepadamu,, tapi tanyakanlah pada hati kecilmu, apakah yang telah engkau berikan kepada negaramu”John Fitzergald Kennedy (JFK), Ours Hero!! 

  1. MULAI DARI YANG KECIL
  2. MULAI DARI SEKARANG
  3. MULAI DARI YANG MUDAH

 SESUNGGUHNYA ALLAH MEMCINTAI MAKHLUKNYA YANG BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM MEMENUHI KEWAJIBANYA 

sekulerime is dead

Filed under: Tidak terkategori — suarakeadilan @ 3:14 am

 

30 Agustus 2007

Institute of Political Issues (IPI)

 

“Terjungkalnya Sekulerisme”

Menyikapi kemenangan telak AKP (partai keadilan dan pembangunan) di Turki

           

            Secularism telah menjadi pengukir sejarah di dunia perpolitikan. Sebuah paham yang memisahkan konsep pemerintahan dengan konsep keagamaan telah menjadi trendsetter tersendiri di dunia pemerintahan khususnya pada abad ke 20. hampir semua Negara menganut paham yang sudah berdiri sejak berabad-abad yang lalu. Sehingga para pemimpin bangsa-bangsa merasa sukses bila telah memurnikan pemerintahannya dari unsur-unsur keagamaan. Mengapa, kapan, dan bagaimana paham ini bisa muncul. Apakah muncul dengan sendirinya???.

Hal ini bermula dari negara-negara yang selama ini menjadi pendukung fanatik sekulerisme yaitu negara-negara Eropa. Bermula dari sikap gereja yang bertindak otoriter,bahkan cenderung diktator dalam mencampuri urusan kenegaraan atau urusan sipil. Sikap para paus (pemimpin tertinggi gereja di Eropa) – disini kita bahas agama kristen karena memiliki akar sejarah yang kuat dan sebagai agama paling berpengaruh di dunia – merasa dirinya bak tuhan yang mampu menyelesaikan segala permasalahannya dengan caranya sendiri. Hampir di setiap negara Eropa, walaupun mereka punya raja, namun yang punya pengaruh dan sebagai decision makernya adalah pemimpin agama. Hal ini terlihat di kekuasaan Romawi (Negara eropa selatan), Byzantium Ortodhox (eropa timur), daerah Normandia, Skandinavia bahkan Rusia, penguasa keagamaan sebagai orang-orang suci yang kata-katanya harus dituruti. Sekarangpun masih terlihat di negara-negara yang punya akar kekristenan yang kuat seperti di spanyol, italia, portugal, united kingdom, dll. Karena besarnya kekuasaan gereja, terkadang mereka menggunakanya untuk menekan rakyat ataupun menyingkirkan orang-orang yang mereka benci dengan menggunakan retorika-retorika agama yang menjadi senjata yang sangat ampuh membungkam lawan-lawannya. Salah satunya adalah surat pengampunan dosa yang di terbitkan untuk orang-orang kaya yang tidak mau ikut berperang. Kemana larinya uang-uang itu..yang jelas ke kantong para pemimpin agama mereka. Sehingga pada waktu itu menimbulkan kecemburuan sosial            Rumah-rumah para pemimpin gereja sangatlah mewah,terkesan sekali adanya ketidakpedulian terhadap umat yang waktu itu sedang dilanda kemiskinan. Namun tidak ada yang berani protes, mereka semua takut di cap sebagai pemberontak atau kaum kafir oleh gereja. Sampai seorang pemuda yang merelakan jiwanya untuk mengatakan kebenaran. Ia adalah marthin luther. Di bawah ancaman pembunuhan oleh gereja bahkan gereja mengeluarkan pernyataan bahwa darahnya halal untuk di tumpahkan,tapi dia tetap mengajak masyarakat untuk melawan keabsolutan gereja dengan menyebarkan pikiranya. Perlahan namun pasti ia memiliki banyak pengikut yang setuju dengan pemikirannya bermula dari raja-raja yang menguasai kekuasaan kecil yang membenci pemerintahan pusat yang notabene adalah pendukung dari kalangan gereja. Dia menjadikan basis kota jenewa sebagai romanya orang protestan. Protestan sendiri bermakna orang-orang yang protes. Namun keterbukaan dan tidak ada aturan tegas yang mengikat ajaran lutheran atau protestan menyebabkan kekuatan dogma atau doktrinasi agama tidak berjalan. Pada ajaran lutheran sendiri, para penganutnya diberi banyak kebebasan dalam mengartikan maksud dari kitab injil. Sehingga mereka memang mengaku beragama protestan tapi tidak menjalakannya secara penuh. Jangan heran kalau negara-negara yang menjadi barisan terdepan dalam membela sekulerisme adalah negara yang bermadzhab lutheran seperti inggris, AS, perancis, dan jerman. Di negara itu benar-benar tidak mnghendaki kaum rohaniwan untuk masuk ke lingkaran pemerintahan. Karena mereka berkeyakinan bahwa antara agama dan urusan pemerintahan tidak akan bisa berjalan bersamaan. Tapi mereka mengizinkan rakyatnya untuk beribadah sesuai agamanya. Namun jangan coba-coba memasukkan retorika-retorika agama dalam pemerintahan atau bidang kehidupan yang lain. Masalah agama hanya menjadi urusan pribadi.             Kalau diteliti lebih jauh, sebenarnya sekulerisme berlaku untuk seluruh agama dan negara. Sudah menjadi bagian tersendiri dalam kehidupan berpolitik suatu bangsa. Sampai saat ini tak ada satu negarapun di dunia ini yang tidak menganut paham sekuler. Walaupun banyak negara yang memakai simbol keagamaan dalam pendirian negara itu, tapi kenyataanya semua itu hanya untuk menarik simpati rakyat saja. Sedangkan perundang-undangannya masih berdasarkan prinsip sekuler. Yaitu perundangan yang berdasarkan pemikiran para politisi. Ketika para pemuka agama mencoba berkecimpung di dalam perumusannya, pasti akan di halangi karena dianggap akan mengacaukan sistem tatanan sosial. Sebagai contoh adalah pemisahan vatikan dengan italia berarti pemisahan antara agama dan kehidupan pemerintahan yang punya pengaruh di kehidupan sosial berbangsa. Lalu di inggris yang memisahkan kaum anglikan yang diwakili oleh ratu inggris sebagai kepala negara saja yang tidak ikut mengatur pemerintahan. Sedangkan di india, pemuka agama hindu hanya sebagai penghias. Lalu pengekangan kaum budhist di tibet oleh pemerintahan komunis china. Begitu juga yang terjadi di turki sebagai bentuk pengekangan kehidupan beragama oleh kaum militer yang berkuasa di negeri itu sejak pertama kali republik itu berdiri. Pada intinya baik kaum komunis atau kaum liberalis sangat membenci adanya peyatuan kehidupan beragama didalam masyarakat.            Sesuatu yang mengguncang dunia telah terjadi. Sebuah kesadaran untuk kembali menuju kepada keagungan moral bukan keagungan yang bersifat matrealistis menguasai daerah-daerah dunia. Manusia di dunia mulai menyadari keberadaan tuhan sebagai penguasa alam semesta yang begitu kompleks ini. Kehidupan beragama mulai menggeliat. Sebagai dimulai dengan runtuhnya komunisme yang berbasis atheisme di seluruh dunia, lalu contoh kemenangan angela merkel (kanselir jerman pemimpin partai berhaluan kanan. Lalu ada juga gordon brown perdana menteri inggris yang juga berasal dari kaum demokrat yang berhaluan kanan. Kemenangan partai berhaluan kanan garis keras (hard liners) di india yang sangat ingin menerapkan tradisi hindu di pemerintahaanya. Bahkan kesukseskan orang-orang islam dalam berbagai pergerakan yang memperjuangkan eksistensinya. Dimulai dari terjadinya revolusi Iran yang dipimpin seorang yang sangat kharismatik (ayatollah ali khomeini) yang menjadi inspirator berbagai pergerakan islam di seluruh dunia. Disusul kemenangan partai persaudaraan islam (ikhwanul muslimin) namun di anulir oleh pemerintahan sekulerist mesir. Lalu FIS (Front Islamique de Salute/ islamic salvation front/front pernyelamat islam) yang juga di anulir oleh rezim militer yang sekuler memakai cara kekerasan dengan menjadikan tahanan politik bagi para pendukungnya yang rata-rata para pemuda. Belum lagi kisahnya Necmettin Erbakan, perdana menteri pertama turki yang berasal dari golongan islam harus di cabut hak berpolitiknya karena rongrongan kaum militer yang tidak rela dipimpin oleh orang agamis. Padahal partainya (Refah Party/Partai kesejahteraan) mempecundangi partai-paratai yang fanatik dengan sekuler (didukung militer) pada pemilu yang bersih di tahun 1997. Ada pula HAMAS (Harokah al Muqowwamah Al Islamiyah) yang harus dikucilkan dari dunia internasional hanya gara-gara partai ini berplatform islam. Kemenangan mutlaknya di tahun 2004 atas partai Fattah (”partai kemenangan” yang beraliran nasionalis dan berasal dari fraksi PLO (Palestinian Liberation Organisation) pimpinan yasser arafat seorang pemimpin kharismatik palestina) terbuang percuma. Padahal banyak analis menilai, pemilu yang di menangkan HAMAS adalah yang paling demokratis sepanjang sejarah palestina. Maklum saja, pemilu sebelumnya praktis jadi milik Fattah / PLO. Karena fraksi perjuangan islam seperti jihad islami dan HAMAS memilih memboikot. Alhasil dari semua kemenangan politik fraksi agama akan hancur lebur karena banyaknya konspirasi yang membayangi di belakangnya. Mereka semua bernasib sama, kalau tidak partainya dikudeta dan dibubarkan, paling-paling para pemimpinya jadi tahanan politik dan para pendukungnya di kejar-kejar hingga tidak ketahuan rimbanya.             Dari berbagai runtutan sejarah, ternyata belum ada satu partaipun yang berplatform agama berhasil menjalankan pemerintahan dengan lancar tanpa adanya intervensi yang menggunakan cara-cara yang mengatasnamakan demokrasi namun mengijak-injak demokrasi.            Perlu disinggung lagi mengapa penulis memberikan judul terjungkalnya sekulerisme. Berhubung tanda-tanda bahwa pemerintahan sekulerist yang berasal dari pemikiran manusia akan kalah dengan pemerintahan yang berdasar pada prinsip-prinsip agama. Disini penulis bertindak seadil mungkin, tidak memberatkan pada satu agama atau satu daerah. Namun kebetulan saja yang lebih banyak mencuat adalah kasus yang melibatkan perjuangan dari pergerakan agama islam. Kalau didalami lagi ternyata agama ini yang paling teratur dalam sistem doktrinasi keagamaan,sehingga terkadang menimbulkan fanatisme serta kekompleksan para penganutnya. Tapi bukan berarti agama lain tidak. Justru kita akan semakin diingatkan dengan kemajuan peradaban romawi dan byzantium pada masa jayanya karena para pausnya juga ikut membantu untuk memecahkan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Pada waktu itu terlihat bagaimana harmonisnya para pemimpin rakyat dan para pemimpin ruhani. Mereka saling menghargai, menghormati, membantu dll. Ketika para raja menghadapi masalah maka ia akan berlari ke gereja untuk meminta saran dan meminta bantuan ke rakyatnya lewat para pemimpin-pemimpin gereja. Begitu pula para pemimpin gereja akan meminta bantuan para raja untuk mengajak rakyatnya dalam menjalankan kehidupan rohaninya. Semua terlihat begitu harmonis, pemandangan yng selama ini hilang dari pandangan masyarakat dunia. Kehidupan sekuler telah mengahancurkan tatanan kehidupan sosial masyarakat dunia. Begitu juga kaum budhist dengan para biksunya yang sangat khrismatis di mata rakyatnya mampu membuat rakyatnya merasa aman dan tenteram . hal itu terjadi sebelum kaum komunis menguasai cina daratan. ”agama adalah candu” itulah hal yang paling sering mereka teriakkan selama ini. Semua simbol kegamaan di babat habis. Bahkan agama yang sudah sangat mengakar pada masyarakat cina yaitu budha, khonghucu dan taoisme. Mereka di hancur leburkan sampai anak cucu mereka tidak tahu apa agama leluhurnya. Semua agama akan membawa ketentraman bila dijalankan secara seimbang, harmonis dan konsekuen.            Sebuah torehan sejarah terjadi di dunia perpolitikan. Di sebuah negara yang amat sangat fanatik terhadap sekulerisme melebihi negara lain di dunia. Tepatnya tanggal 28 agustus menjadi bersejarah manakala Abdullah Gul menjadi presiden Turki yang berasal dari kaum agamis. Berkali-kali pencalonanya sebagai presiden selalu di tentang, baik oleh kaum sekuler bahkan kaum militer yang sudah terlampau jauh mencampuri urusan politik. Dengan dalil bahwa sekuler sedang terancam, mereka menentang dengan keras. Bahkan hanya karena istri abdullah gul adalah seorang wanita alim berjilbab maka mereka menuduh keluarga Gul adalah seorag fundamentalis(kata-kata yang sering dijadikan senjata oleh kaum sekuler kepada kaum agamis). Bahkan ancaman bahwa akan terjadi kudeta militer bila golongan fundamentalis memimpin turki dengan dalih mengamankan amanat Attaturk (tokoh yang banyak di kagumi pemimpin dunia, karena dengan tangan besinya, ia berhasil mengubah turki yang bersistem khilafah islam menjadi sistm barat yang menurutnya lebih baik). Mustafha kemal Attaturk sebagai bapak modern turki berhasil mengubah wajah turki dalam waktu yang relatif singkat di masa kepemimpinannya. Bahkan dia mampu membentuk kader-kader yang sangat fanatik dalam membela pemikirannya. Sebuah pencapaian yang luar biasa. Bayangkan saja sistem politik monarki Khilafah Islam yang sudah berdiri berabad-abad lalu mampu ia tumbangkan dengan pergerakan nasionalis turkinya. Ketika itu ia masih sangat muda untuk memimpin turki. Tapi dengan cekatan ia mengahapus sistem kenegaraan berdasarkan monarki karena menurutnya sistem itu terlalu absolut. Ia menggantinya dengan sistem republik presidensiil yang selama ini di pakai barat. Karena menurutnya sitem itu lebih menjanjikan kesuksesan dalam bernegara. Ia juga menghapus semua hal yang menyangkut agama dalam semua kehidupan bermasyarakat di turki. Pakaian ciri khas arab dilarang. Pemakaian bahasa arab pun dilarang bahkan untuk adzan pun digunakan bahasa turki. Sekolah madrsah di bubarkan dan digantikan dengan sekolah sekuler yang sama sekali tidak menanamkan nilai-nilai agama. Masjid-masjid dan bentuk-bentuk pengajaran agama di sana sangat di awasi dengan dalih mencegah timbulnya kelompok-kelompok radikal garis keras. Kegiatan organisasi atau kepartaian berplatform keagamaan sangat dilarang. Ketika ada perkumpulan, maka para aktivisnya akan dikejar terus. Bahkan menurut beberapa peneliti, pada zaman Attaturk, ia cenderung totaiter, otoriter, bahkan diktator. Buktinya di masa pemerintahannya tidak ada pemilu dan hanya ada satu partai, tidak lain partainya sendiri. Keberhasilannya menciptakan jaringan kader-kader yang fanatik terhadap sekuler yang terus menancapkan pengaruhnya di Turki. Mulai sejak 1924, kepemimpinan di berbagai bidang di kuasai oleh orang-orang binaan langsung atau tidak lngsung dari Attaturk. Terutama dalam bidang militer sebagai barisan terdepan pembela sekulerisme attaturk.             Namun pertanda kehancuran dari paham sekulerisme itu sendiri sudah diramalkan banyak pihak. Terbukti dengan bangkitnya kesadaran beragama masyarakat turki itu sendiri. Dengan lebih terbukanya dan liberalnya pemerintahan di turki sehingga memunculkan berbagai kegiatan dan oraganisasi keagamaan. Sebenarnya pemerintahan turki sudah curiga dengan hal ini. Namun karena kelihaian dan kekompakan para pemuka agamanya serta meningkatnya posisi tawar dari kelompok agama itu sendiri. Membuat pemerintah masih belum khawatir. Namun sejak kemenangan partai kesejahteraan di pemilu 1997, membuat para kelompok pejuang sekulerisme menghantam semua kelompok yang diindikasikan sebagai perusak sekulerisme turki. Partai yang dipimpin oleh seorang professor yang merindukan kebenaran sebagai perwakilan golongan yang tertindas selama rezim sekulerisme memimpin turki. Kemenangan yang begitu dramatis dtengah pemilu yang sangat demokratis terpaksa harus tergusur dengan orang yang mengatasnamakan demokrasi namun menghancurkan demokrasi. Belum sampai selesai masa jabatannya, ia harus didepak dari kursi perdana menteri. Sudah jatuh tertimpa tangga pula, partai yang menjadi barisan terdepan dalam melawan sekulerisme harus rela mundur dari peta perpolitikan turki sebagai partai terlarang yang membahayakan kesatuan dan persatuan rakyat turki. Padahal tidak semua warga merasa terkekang dengan kepemimipinan partai refah. Namun sekali lagi, walaupun partai ini memenangi parlemen bahkan mengusai 2 kota penting di turki yaitu ankara dan istanbul, namun ia terpaksa harus melawan ratusan fraksi oposisi yang mengeroyoknya. Andakaikan ia mau, maka ia akan menggerakan kader dan simpatisannya di ankara (ibu kota negara) dan istanbul (kota di daratan eropa) untuk merebut kekuasaan, seperti ketika HAMAS merebut jalur gaza dari tangan FATTAH, tapi hal itu tdak ia lakukan demi mempertahankan persatuan bangsa. Ia rela dengan cara yang damai untuk mengundurkan diri. Alhasil meskipun partai ini dilarang dan banyak pemimpinnya dipenjara, mereka tetap memiliki kaderisasi yang baik. Pemuda-pemudanya bergerak di bawah tanah memanfaatkan jaringan masjid. Taktik yang di lakukan pula oleh simpatisan dari ahmadinejad. Karena dengan menjaring lapisan bawah maka kemenangan tinggal menunggu waktu. Basis lapisan bawah langsug adalah basis massa yang paling diincar dan paling prospektif dalam merebut pemerintahan. Akhirnya muncul partai jelmaan refah yaitu AKP/ partai keadilan dan pembangunan yang dipimpin oleh seorang yang sangat muda,kharismatik dan disegani. Ia seorang mantan gubernur istanbul yang benar-benar ingin mengembalikan moralitas yang selama ini di rusak dengan pemisahan antara agama dan kehidupan yang lain. Recep Tayyip Erdogan, sosok yang diterima semua kalangan yang pernah juga di penjara selama 9 bulan hanya karena membacakan puisi yang dinilai pemerintah sebagai bentuk penghancuran attaturkisme. ”wahai saudaraku.. jiwa-jiwa ini dalam lindunganNYA Sesungguhnya masjid-masjid ini adalah rumah kami dan markas kamiKubahnya adalah topi perang kamiMenara-menara yang menjulang tinggi adalah tombak-tombak kami Sebuah puisi yang merindukan kebebasan beragama. Padahal umat islam disana mencapai 98% tapi mengapa jilbab saja perlu dilarang. Hal itu mungkin terasa wajar bila terjadi di perancis, karena memang disana islam adalah minoritas (sekitar 5 juta muslim). Itulah yang menyebabkan para analis kagum dengan attaturk, sebagai seorang pemimpin yang mampu merombak semua akar budaya yang telah tertanam sejak ratusan tahun dalam waktu sekejap. Memang kebnyakan di negara-negara mayoritas muslim, orang-orang yang menentang masyarakatnya menjalankan kehidupan agaanya justru dari orang islam itu sendiri. Sementara di negara-negara minoritas muslim justru lebih moderat dalam menyikapi hal itu. Sekarang tinggal kita tunggu kiprah dari pemerintahan super sekuler turki yang sekarang dipimpin oleh seorang yang agamis. Apakah kebangkitan islam tinggal menunggu waktu atau kaum sayap kanan terpaksa harus gigit jari lagi degan di kudetanya pemerintahan mereka………            Sekarang kita menuju ke negara indonesia. Disini penulis akan bertindak seadil mungkin, tidak berpihak pada satu paham karena itulah prinsip utama dari kiprah media. Berusaha membuat sesuatu yang berimbang.              Kemerdekaan yang telah berjalan 62 tahun ini seharusnya banyak yang harus kita koreksi. Bandingkan dengan malaysia atau brunei darussalam yang berusia baru seumur jagung. Jangan terlampau jauh, dengan malaysia yang baru genap 50 tahun saja kita kalah apalagi dengan negara-negara maju di dunia. Sebenarnya apa yang salah dari sistem yan berlaku di indonesia. Menurut hemat penulis, semua hal yang telah di berlakukan di indonesia sebenarnya sangat ideal untuk tipe negara berkembang seperti kita ini.            Pancasila sebagai dasar dari negara indonesia telah menjadi sebuah senjata yang paling ampuh dalam menghadapi berbagai paham yang ada di dunia. Sebuah identitas yang tidak ternilai dari sebuah negara besar. Begitupula UUD 45 sebagai konstitusi awal yang disusun oleh putra-putra terbaik bangsa. Walaupun sudah 5 kali di amandemen, tetap saja pada intinya hanya perubahan redaksional yang harus mengikuti perkembangan jaman, sebuah pencapaian sejarah yang sngat apik yang dilakukan oleh pemimpin bangsa ini. Padahal di kala itu pendidikan masih terbelakang. Semua itu dicapai dengan semangat yang membara untuk membentuk negara sendiri yang bebas dari kekangan siapapun.             Tepat jam 10 pada tanggal 17 agustus di kala umat muslim menjalankan ibadah ramadhan menjadi sebuah berkah tersendiri bagi bangsa indonesia. Dengan sebuah kelantangan untuk membela kebenaran yang selama ini hilang dari bumi pertiwi. Soekarno, hatta, syahrir, natsir, achmad subardjo, dan para pahlawan lain akan selalu di kenang semua rakyat indonesia.            Ketika itu semua berjalan dengan ideal tanpa adanya sebuah pertentangan yang tajam diantara para pemimpin tersebut. Kita patut bersyukur, andai saja mereka hanya memntingkan kepentingan pribadi atau golongannya saja maka penulis yakin indonesia tidak akan berdiri dengan setegak ini. Sebagai contoh negara-negara di afrika, para pemipinnya terus berebut kekuasaan. Alhasil mereka tambah terpuruk dengan adanya hal itu.            Namanya konfik apabila dalam ilmu sosiologi sangat di butuhkan untuk membentuk sebuah komunitas yang solid. Di awal perjuangannya, pergerakan organisasi penentang penjajahan terbagi menjadi 2 kelompok. Perlawanan radikal bawah tanah yang biasa dilakukan pemuda komunis dan pemuda organisasi agama yang di wakil SI (Syarikat Islam). Sementara kaum moderat berasal dari kaum terpelajar jebolan luar negeri yang dimotori oleh budi utomo dll. Tapi pada intinya semua sama-sama tidak suka dengan penindasan yang dilakukan penjajah belanda. Untungnya pertantangan mereka masih dalam batasan normal sehingga tidak timbul perang saudara. Bahkan ketika ingin memproklamirkan kemerdekaannya, masih terjadi perdebatan yang sengit antara golongan tua dengan golongan muda yang berujung pada peristiwa yang dikenal sebagai peristiwa rengasdengklok. Alhasil dicapai kesepakatan untuk  merdeka pada tanggal 17 agustus dengan pertimbangan yang bisa diterima oleh semua pihak.            Sebelum indonesia merdeka, dibentuk sebuah panitia kecil untuk membahas perangkat-perangkat yang dibutuhkan untuk membentuk sebuah negara seperti dasar negara atau ideologi negara, perundang-undangan dll. Dalam panitia yang beranggotakan 9 orang dari berbagai perwakilan ormas yang berpengaruh di indonesia untuk membahas dasar negara kita yang sekarang disebut pancasila.Bahtiar Rifai S.Siapa bilang Anak Jakarta Cuma bisa DugemKita juga bisa mikir yang laen termasuk kiamat

November 21, 2007

Halo dunia!

Filed under: Tidak terkategori — suarakeadilan @ 2:07 am

sebuah perjalanan yang menarik…tapi sayangnya semua itu berubah menjadi tidak menarik apabila keadilan sudah dibenamkan…lalu kapankah keadilan itu akan mencapai kedigdayaannya….hanyalah kita sebagai penentu kemenangan ini….semoga hal ini terus berjalan semestinya…karena keadilan akan datang pada saat yang diperlukan

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.